Langsung ke konten
Nasional

Lahan Kering dan Bergambut, Petugas Masih Berjibaku Padamkan Api di Taman Nasional Way Kambas

Redaksi Jentera 2 menit baca 84 views
Lahan Kering dan Bergambut, Petugas Masih Berjibaku Padamkan Api di Taman Nasional Way Kambas
Petugas pemadam kebakaran masih berjuang padamkan api di Taman Nasional Way Kambas, Lampung Timur. TikTok/karimaaiaaaa - Instagram/btn_waykambas

LAMPUNG TIMUR, Jenterarakyat.com  - Kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Kabupaten Lampung Timur dilanda kebakaran.

Si jago merah mulai terlihat di kawasan TNWK sejak Jumat, 21 Agustus 2026 siang dan hingga Sabtu, 22 Agustus 2026, petugas masih berjibaku dalam proses pemadaman.

Kementerian Kehutanan (Kemenhut) mengungkapkan bhwa kebakaran hutan tersebut terjadi di area Resort Kuala Penet, TNWK.

Baca Juga
Agus Kliwir Apresiasi Ketegasan Kapolri soal Larangan Vape

Agus Kliwir Apresiasi Ketegasan Kapolri soal Larangan Vape

Berita

Dugaan Sengaja Dibakar

Mengenai penyebab kebakaran, pihak TNWK masih belum bisa memastikan.

Namun, dugaan sementara adalah sengaja dibakar seperti beberapa kasus kebakaran sebelumnya yang terjadi di kawasan TNWK.

Baca Juga
Merawat Usaha Turun-temurun, Klaster Usaha Tape asal Malang Ini Tumbuh bersama KlasterkuHidupku BRI

Merawat Usaha Turun-temurun, Klaster Usaha Tape asal Malang Ini Tumbuh bersama KlasterkuHidupku BRI

Berita

“Dugaan kami seperti itu, sengaja dibakar seperti tahun-tahun sebelumnya,” ujar Kepala Balai Taman Nasional Way Kambas, MHD Zaidi kepada awak media pada Sabtu, 22 Agustus 2026.

Kesulitan Akses dan Lahan Bergambut di TNWK

Dalam proses pemadaman, Zaidi menyampaikan bahwa ada kendala lapangan yang harus dihadapi oleh petugas.

Baca Juga
BRI Tulungagung Bersama PWI Salurkan 250 Paket Sembako untuk Masyarakat Kampung Pemulung

BRI Tulungagung Bersama PWI Salurkan 250 Paket Sembako untuk Masyarakat Kampung Pemulung

Berita

“Kondisi lapangan sangat kering dan tidak ada air. Kendaraan tidak bisa masuk ke lokasi, harus jalan kaki,” ungkap Zaidi.

Faktor angin kencang pun menjadi salah satu yang menyulitkan proses pemadaman api.

Selain itu, karakteristiknya sebagai lahan gambut juga turut menjadi perhatian dalam penanganan pemadaman yang lebih intensif.

“Kondisi lapangan yang sulit, sumber air yang jauh, serta karakteristik lahan yang bergambut menjadi tantangan tersendiri bagi tim di lapangan,” terang Zaidi.

“Tapi kami bersama seluruh pihak terus melakukan upaya pemadaman dan pengendalian agar kebakaran tidak meluas,” lanjutnya.

Luas Area Terbakar Masih dalam Pendataan

Adapun mengenai luas lahan yang terbakar, pihak TNWK masih belum bisa memberikan rincian pastinya.

“Masih dalam proses pendataan,” ucap Zaidi.

Zaidi menyebut bahwa petugas masih berjuang untuk menangani kebakaran, jadi belum bisa memberikan data lapangan mengenai luas lahan terbakar.

( Wicaksono  )

Aktifkan Notifikasi

Dapatkan update berita terbaru langsung di browser Anda.