Langsung ke konten
Pemerintahan

Program Bedah Rumah untuk Perbaiki Kualitas Hunian Warga Jogja, Jaminan Rumah Jadi Lebih Sejuk dengan Atap Alduro

4 menit baca
57x dibaca
AD 728x90 — Landscape
Bagikan:
Program Bedah Rumah untuk Perbaiki Kualitas Hunian Warga Jogja, Jaminan Rumah Jadi Lebih Sejuk dengan Atap Alduro

Penggunaan atap Alduro dalam program bedah rumah oleh Pemkot Yogyakarta. (Dok. Pemkot Yogyakarta & PT Sirkular Karya Indonesia)

YOGYAKARTA, Jenterarakyat.com — Ada yang berbeda dari program bedah rumah yang digelar Pemerintah Kota Yogyakarta pada Minggu (17/5/2026) lalu. Di hadapan Wali Kota Hasto Wardoyo yang memantau langsung proses renovasi, terlihat dua rumah warga di Pandeyan dan Ngampilan kini bertengger anggun dengan atap berwarna gelap yang rapi.

Atap itu bukan genting tanah liat biasa, juga bukan seng atau asbes. Itu adalah Alduro, produk atap revolusioner dari PT Sirkular Karya Indonesia (SKI) yang terbuat dari sampah plastik daur ulang.

Dwi Wulandari dan Emiliana Budi Winarti, dua penerima manfaat program ini, kini bisa merasakan sendiri perbedaan signifikan. Rumah mereka tidak hanya lebih kokoh, tetapi juga lebih sejuk—bahkan saat siang hari terik menyengat.

Baca Juga
Bayar Izin Kapal Cukup dari Rumah, Kemenhub dan Finnet Indonesia Luncurkan Payment Gateway MaritimHub

Bayar Izin Kapal Cukup dari Rumah, Kemenhub dan Finnet Indonesia Luncurkan Payment Gateway MaritimHub

Nasional

"Ini bukan sekadar bedah rumah biasa. Kami memastikan kualitas hunian meningkat secara menyeluruh, termasuk dari sisi kenyamanan suhu dan suara. Atap Alduro menjawab kebutuhan itu," ujar Hasto Wardoyo di sela-sela peninjauan.

Filosofi Rumah Layak: Sehat dan Sejahtera

Bagi Hasto, program bedah rumah bukanlah sekadar kegiatan amal seremonial. Ia melihatnya sebagai investasi jangka panjang bagi kesehatan dan kesejahteraan keluarga.

Baca Juga
Kejagung Resmi Tahan Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana, 24 Jam Usai Dicopot Prabowo Jadi Tersangka Korupsi MBG

Kejagung Resmi Tahan Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana, 24 Jam Usai Dicopot Prabowo Jadi Tersangka Korupsi MBG

Hukum

"Rumah yang layak akan mendukung kesehatan dan kesejahteraan keluarga. Karena itu program seperti ini akan terus kita dorong melalui kolaborasi berbagai pihak," tegasnya.

Salah satu faktor yang sering diabaikan dalam renovasi rumah adalah kualitas atap. Padahal, atap adalah pelindung utama dari panas, hujan, dan kebisingan. Atap yang buruk bisa menyebabkan rumah pengap, panas menyiksa, dan suara hujan yang mengganggu istirahat.

Alduro hadir sebagai solusi. Material daur ulang ini memiliki sifat termal yang lebih baik daripada atap konvensional. Rumah menjadi lebih sejuk alami tanpa perlu pendingin udara berlebihan.

Baca Juga
Gokil! Pidato Prabowo di Hari Pancasila: Siap-siap Lawan Koruptor dan Pengkhianat NKRI, Transformasi Besar Sedang Jalan!

Gokil! Pidato Prabowo di Hari Pancasila: Siap-siap Lawan Koruptor dan Pengkhianat NKRI, Transformasi Besar Sedang Jalan!

Nasional

Dari Sampah Menjadi Aset Bernilai

Direktur Utama PT SKI, Sugiarto Romerli, pernah menjelaskan dalam forum Jaringan Pemred Promedia (JPP) pada Februari 2026 bahwa Alduro lahir dari kegelisahan terhadap sampah plastik sasetan.

"Untuk Alduro ini memang sampah-sampah yang sering kita temui sehari-hari, sampah plastik yang mengandung berbagai macam jenis tipe material, ditempel jadi satu. Itu yang biasa kita temui dalam bentuk saset," papar Sugiarto.

Menurutnya, sampah sasetan adalah jenis limbah paling merepotkan karena terdiri dari berbagai lapisan material yang sulit dipisahkan dan didaur ulang dengan metode konvensional. Akibatnya, sampah ini sering berakhir di tempat pembuangan akhir atau lebih parahnya—di aliran sungai.

"Sampah ini mengganggu lingkungan. Kalau dia masuk ke waterway atau sungai, endingnya ke laut, itu sangat berbahaya untuk ekosistem," tambahnya.

Dengan teknologi yang dikembangkan PT SKI, sampah sasetan yang tadinya tidak bernilai kini berubah menjadi produk atap berkualitas tinggi. Sebuah lingkaran ekonomi sirkular yang sempurna: sampah dikumpulkan, diolah, menjadi produk bermanfaat, dan kembali ke masyarakat.

Uji Kualitas Terverifikasi, Garansi Sampai 10 Tahun

Prima Kurniawan, perwakilan PT JOS yang menjadi mitra pembelian Alduro untuk program bedah rumah ini, memastikan bahwa masyarakat tidak perlu ragu dengan kualitas atap daur ulang ini.

"Material ini sudah diuji dan terverifikasi. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir terhadap kualitasnya. Material ini sudah diuji dan terverifikasi dalam berbagai tahapan uji ketahanan dan kualitas," terang Prima.

Ia menjelaskan lebih lanjut bahwa Alduro memiliki ketahanan terhadap cuaca ekstrem. Atap ini tidak mudah pecah atau retak akibat hujan deras atau panas berlebihan. Selain itu, sifatnya yang ringan namun kuat membuat pemasangan menjadi lebih mudah dan aman.

Hasto Wardoyo menambahkan, "Bahkan ada garansi sampai 10 tahun. Ini menunjukkan bahwa produk ini bukan sekadar proyek percontohan, tapi solusi jangka panjang yang serius."

Kolaborasi Jadi Kunci Keberhasilan

Program bedah rumah Pemkot Yogyakarta ini tidak mungkin berjalan tanpa kolaborasi berbagai pihak. Pemerintah kota menyediakan anggaran dan koordinasi, PT JOS bertindak sebagai penyedia material, dan PT SKI sebagai produsen Alduro. Ada pula peran masyarakat sekitar yang ikut gotong royong dalam proses renovasi.

Model kolaborasi seperti ini dinilai efektif karena menggabungkan kekuatan publik dan swasta untuk tujuan sosial. Program ini juga bisa menjadi contoh bagi daerah lain yang ingin menjalankan program bedah rumah dengan pendekatan ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Masa Depan Bedah Rumah: Ramah Lingkungan dan Ekonomis

Dari segi biaya, atap Alduro menawarkan harga yang lebih ekonomis dibandingkan material atap konvensional dengan kualitas setara. Hal ini menjadikannya ideal untuk program-program berskala besar yang menyasar masyarakat kurang mampu.

Ke depannya, bukan tidak mungkin atap dari daur ulang sampah plastik ini akan menjadi standar baru dalam program bedah rumah di berbagai daerah. Selain menghemat biaya, program juga ikut berkontribusi dalam pengurangan sampah plastik nasional.

Hasto Wardoyo menutup kunjungannya dengan optimisme. "Program seperti ini akan terus kita dorong ke depannya. Rumah layak, lingkungan sehat, warga sejahtera—itulah Yogyakarta yang kita cita-citakan," pungkasnya.

( stef )

AD 728x90 — Landscape
R

Ditulis oleh

Redaksi Jentera

Aktifkan Notifikasi

Dapatkan update berita terbaru langsung di browser Anda.