Di Monas, Buruh Beri Apresiasi ke Prabowo: "Terima Kasih Difasilitasi, Tapi Aspirasi Kami Jangan Dilupakan!"
JAKARTA, Jenterarakyat.com – Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di Lapangan Monas, Jakarta, berlangsung meriah, hangat, dan penuh kebersamaan. Ratusan bahkan ribuan buruh dari berbagai daerah tumpah ruah. Tidak hanya merayakan solidarit...
JAKARTA, Jenterarakyat.com – Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di Lapangan Monas, Jakarta, berlangsung meriah, hangat, dan penuh kebersamaan. Ratusan bahkan ribuan buruh dari berbagai daerah tumpah ruah. Tidak hanya merayakan solidaritas, mereka juga menyampaikan harapan langsung kepada pemerintah.
Yang menarik, sejumlah buruh yang hadir justru memberikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto. Bukan tanpa alasan. Pemerintah dinilai telah memfasilitasi perayaan dengan baik, memberikan pengawalan, dan menciptakan suasana yang aman dan tertib. Para buruh pun bisa berpartisipasi aktif tanpa hambatan.
"Pemerintah fasilitasi kami untuk happy bersama. Semangat terus, Buruh Indonesia!" seru Rizki, perwakilan serikat pekerja, dengan lantang di tengah kerumunan.
Dia menjelaskan bahwa peringatan May Day menjadi ajang penting untuk mempererat solidaritas antarpekerja. "Serikat buruh di sini dalam rangka Hari Buruh Internasional, kumpul di sini untuk bersama-sama ber-happy, ya," ujarnya santai.
Lebih dari sekadar kegembiraan, Rizki juga menyampaikan apresiasi mendalam. "Sangat mengapresiasi pemerintah juga selain memfasilitasi kegiatan ini, yang mana juga sudah sangat peduli dan diperhatikan sebagai pekerja Indonesia," tambahnya.
Doa dan Harapan untuk Presiden Prabowo
Menariknya, di sela-sela kegembiraan, Rizki juga menyelipkan doa. "Doa dan harapan buat saya eh Pak Prabowo sehat dan terus berjuang untuk Indonesia. Terima kasih," ucapnya.
Sementara itu, Ruli, buruh asal Jakarta yang juga turun ke Monas, menyuarakan harapan yang lebih tegas. Dia berharap kehadiran Presiden Prabowo di peringatan May Day tidak hanya seremonial belaka.
"Saya berharap Hari Buruh ini yang dihadiri Pak Presiden Prabowo bisa menyikapi aspirasi dari para buruh," pungkas Ruli dengan nada penuh pengharapan.
Apa aspirasi buruh? Soal upah layak, jaminan sosial, keamanan kerja, dan perlindungan hak-hak pekerja. Jenterarakyat.com mencatat, apresiasi itu jangan sampai membuat pemerintah terlena. Buruh memberi tepuk tangan, tapi mereka juga menunggu aksi nyata.
May Day sebagai Momentum, Bukan Sekadar Pesta
Peringatan May Day bukan karnaval tahunan. Ini adalah panggung perjuangan. Buruh sudah menunjukkan sikap dewasa dengan mengapresiasi fasilitasi pemerintah. Kini giliran pemerintah yang harus membuktikan bahwa aspirasi buruh benar-benar didengar dan diperjuangkan.
Jenterarakyat.com mengingatkan: jangan sampai "happy-happy" di Monas hanya jadi euforia sesaat. Buruh butuh kepastian. Buruh butuh keadilan. Buruh butuh kesejahteraan.
Selamat Hari Buruh! Teruslah bersatu, teruslah bersuara.
Ditulis oleh
Redaksi Jentera