Langsung ke konten
Nasional

Kemensos Klarifikasi Pengadaan Sepatu Rp27 Miliar: Spesifikasi Teknis Distandardisasi, Bukan Kemewahan

2 menit baca
25x dibaca
AD 728x90 — Landscape
Bagikan:
Kemensos Klarifikasi Pengadaan Sepatu Rp27 Miliar: Spesifikasi Teknis Distandardisasi, Bukan Kemewahan

JAKARTA, jenterarakyat.com – Isu pengadaan sepatu Kementerian Sosial senilai Rp27 miliar dengan harga per pasang Rp700 ribu menjadi perbincangan hangat. Publik mengkritik anggaran itu dinilai terlalu mahal untuk sekadar sepatu. Namun Kemensos d...

JAKARTA, jenterarakyat.com – Isu pengadaan sepatu Kementerian Sosial senilai Rp27 miliar dengan harga per pasang Rp700 ribu menjadi perbincangan hangat. Publik mengkritik anggaran itu dinilai terlalu mahal untuk sekadar sepatu. Namun Kemensos dengan tegas membantah tuduhan pemborosan.

Spesifikasi Sepatu Lapangan Kelas Berat

Menurut dokumen pengadaan yang dibagikan Kemensos, spesifikasi sepatu tersebut antara lain:

Baca Juga
Ricuh Demo Cipayung Menggugat di DPR, Satu Mahasiswa Ditangkap dan Mengaku Dipukul, Massa Ultimatum 3x24 Jam

Ricuh Demo Cipayung Menggugat di DPR, Satu Mahasiswa Ditangkap dan Mengaku Dipukul, Massa Ultimatum 3x24 Jam

Nasional

· Sol karet tebal (minimal 3 cm) dengan daya cengkeram tinggi.
· Upper dari kulit sintetis water-resistant atau kanvas tebal.
· Perlindungan ujung baja (steel toe) opsional untuk area pasca gempa.
· Anti-slip, anti-static, serta tahan suhu ekstrem.

Kepala Biro Pengadaan Kemensos, Ir. Dian Pramono, menjelaskan bahwa harga tersebut telah melalui mekanisme e-katalog dengan penyedia yang tersertifikasi ISO.

"Ini bukan sepatu pantofel atau sneakers biasa. Ini alat pelindung diri (APD) kategori k3 untuk relawan dan korban bencana yang harus bekerja di puing-puing bangunan. Harga Rp700 ribu lebih rendah 15% dibanding harga pasaran," ujarnya.

Baca Juga
Perkembangan Situasi dan Penanganan Bencana di Tanah Air 6 Juni 2026

Perkembangan Situasi dan Penanganan Bencana di Tanah Air 6 Juni 2026

Nasional

Audit dan Transparansi

Kemensos juga mengundang Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk melakukan audit harga per unit. Hasil awal menunjukkan tidak ada indikasi mark-up. Namun publik tetap diminta mengawal penyaluran agar barang sesuai kontrak.

Langkah Distribusi

Baca Juga
200 Siswa SMA Se-Jawa Timur Belajar Bela Negara hingga Survival Selama Dua Hari Penuh

200 Siswa SMA Se-Jawa Timur Belajar Bela Negara hingga Survival Selama Dua Hari Penuh

Nasional

Pengadaan sudah memasuki tahap produksi massal. Distribusi akan difokuskan ke daerah dengan risiko bencana tinggi seperti Palu, Lombok, dan beberapa wilayah di Jawa Barat. Rencananya sepatu akan disalurkan melalui posko-posko tanggap darurat.

Langkah Kemensos ini diharapkan menjadi standar baru transparansi pengadaan barang untuk penanggulangan bencana nasional.

( stf )

AD 728x90 — Landscape
R

Ditulis oleh

Redaksi Jentera

Aktifkan Notifikasi

Dapatkan update berita terbaru langsung di browser Anda.