Menu MBG Diduga Picu Alergi Kulit, Puluhan Siswa di Sampang Madura Dapat Penanganan Medis Dadakan
SAMPANG, Jenterarakyat.com – Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menuai sorotan publik. Kali ini, dugaan kasus alergi kulit dialami oleh para siswa SDN Bira Tengah 1 di Sokobanah, Sampang, Madura, usai menyantap makanan...
SAMPANG, Jenterarakyat.com – Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menuai sorotan publik. Kali ini, dugaan kasus alergi kulit dialami oleh para siswa SDN Bira Tengah 1 di Sokobanah, Sampang, Madura, usai menyantap makanan dari program tersebut.
Dugaan kasus ini mencuat setelah beredarnya video yang dibagikan oleh akun Instagram @komunitaskabarmadura pada Rabu (22/4/2026). Dalam unggahannya, terlihat sejumlah siswa yang tengah mendapat penanganan medis dadakan di lingkungan sekolah.
Tiba-tiba Alami Gangguan Alergi Kulit
"Siswa usai makan MBG langsung alergi kulit. Tiba-tiba siswa merasa gatal-gatal," demikian tertulis dalam postingan tersebut.
Dalam video yang beredar, tampak para siswa yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar itu sedang dalam penanganan medis sederhana. Mereka tampak diberi bedak pereda gatal yang dibalurkan pada area wajah, tangan, hingga kaki. Beberapa siswa terlihat tenang setelah bedak dioleskan, namun ada pula yang masih tampak gelisah karena rasa gatal yang terus mengganggu.
Kejadian ini sontak menjadi perhatian warga sekitar. Beberapa orang tua siswa terlihat berdatangan ke sekolah untuk memastikan kondisi anak-anak mereka. Sebagian dari mereka juga ikut membantu menenangkan para siswa yang masih mengeluh.
Warga: Gatal-gatal Muncul Tiba-tiba
Seorang warga yang tampak dalam video melaporkan kondisi para siswa yang mengalami gatal-gatal tersebut. Dengan nada cemas, ia menjelaskan bahwa reaksi alergi muncul setelah para siswa selesai menyantap menu MBG.
"Ini anak-anak alergi sampai gatal kulit setelah makan MBG," ujar sang perekam video.
"(Siswa) yang lain nyusul merasa gatal-gatal juga," tambahnya.
Belum jelas berapa jumlah pasti siswa yang terdampak. Namun, berdasarkan video yang beredar, tampak lebih dari selusin siswa yang mendapat penanganan medis. Beberapa di antaranya tampak masih mengenakan seragam sekolah lengkap.
Penanganan Medis Darurat dengan Alat Seadanya
Kondisi darurat tersebut membuat pihak sekolah dan warga sekitar bergerak cepat. Karena keterbatasan akses tenaga medis profesional, para siswa akhirnya ditangani dengan peralatan seadanya, salah satunya menggunakan bedak bubuk yang biasa digunakan untuk meredakan gatal akibat biang keringat atau alergi ringan.
Bedak tersebut dibalurkan ke bagian tubuh siswa yang terasa gatal, seperti wajah, lengan, dan kaki. Beberapa siswa terlihat dibantu oleh guru dan orang tua yang hadir di lokasi.
Belum Ada Keterangan Resmi
Hingga berita ini diterbitkan pada Kamis (23/4/2026), belum ada keterangan resmi dari pihak sekolah maupun Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terkait insiden di SD wilayah Madura tersebut.
Demikian pula, belum terdapat informasi rinci tentang menu MBG yang diberikan kepada para siswa sebelum mereka mengalami gangguan alergi kulit. Tidak diketahui apakah menu tersebut mengandung bahan makanan tertentu yang berpotensi menjadi pemicu alergi, seperti seafood, kacang, atau bahan lainnya.
MBG Kembali Jadi Sorotan
Kasus dugaan alergi massal ini menjadi perhatian karena program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan program prioritas nasional yang menyentuh hajat hidup puluhan juta siswa di seluruh Indonesia. Kejadian seperti ini tentu dapat mempengaruhi kepercayaan publik terhadap program yang digagas pemerintah.
Persindonesia.co.id akan terus memantau perkembangan kasus ini. Kami juga berupaya menghubungi pihak sekolah, SPPG setempat, serta Dinas Pendidikan dan Kesehatan Kabupaten Sampang untuk mendapatkan klarifikasi resmi
Ditulis oleh
Redaksi Jentera