Langsung ke konten
``html ```
``html ```
Nasional

SMSI Siapkan Roadmap PFII, Indonesia Bidik Status Pusat Finansial Global

Redaksi Jentera 3 menit baca 51 views
SMSI Siapkan Roadmap PFII, Indonesia Bidik Status Pusat Finansial Global
JAKARTA, Indexindonesia.com – Langkah Indonesia untuk memiliki pusat finansial berkelas dunia kian mendekati kenyataan. Pasca-disahkannya Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2026 yang memperkuat sektor keuangan, pemerintah bersama Dewan Perwakilan Raky...

JAKARTA, Indexindonesia.com – Langkah Indonesia untuk memiliki pusat finansial berkelas dunia kian mendekati kenyataan. Pasca-disahkannya Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2026 yang memperkuat sektor keuangan, pemerintah bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) bergerak cepat membangun ekosistem Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) .

Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), Firdaus, menegaskan pentingnya seluruh pemangku kepentingan mengambil peran masing-masing untuk mengakselerasi ekosistem PFII agar Indonesia segera menjadi pusat finansial global . SMSI telah merancang serial Focus Group Discussion (FGD) yang akan dimulai pada Juli 2026 di Bali, dengan menunjuk Dr. Agus Syabarrudin sebagai Ketua Steering Committee .

Dr. Agus Syabarrudin yang juga menjabat Wakil Ketua Umum Pengembangan Ekonomi dan Kemitraan Luar Negeri SMSI sekaligus Senior Executive Advisor Fundbridge Globalink Investa menjelaskan, FGD Seri 1 mengusung tema "Fondasi Regulasi & Arsitektur Keuangan Negara" . Diskusi berfokus pada penyelarasan peta jalan makro dengan strategi penanaman modal nasional .

Baca Juga
Lahan Kering dan Bergambut, Petugas Masih Berjibaku Padamkan Api di Taman Nasional Way Kambas

Lahan Kering dan Bergambut, Petugas Masih Berjibaku Padamkan Api di Taman Nasional Way Kambas

Nasional

Tiga Pilar Ekosistem PFII

Pembangunan ekosistem awal PFII 2026 ditopang oleh tiga pilar pemangku kepentingan yang bergerak selaras dengan perannya masing-masing :

Regulator (DPR, Kemenkeu, BI, dan OJK) sebagai Peletak Fondasi. Kelompok regulator memegang kendali penuh dalam mempercepat penyusunan regulasi turunan dari UU Nomor 4 Tahun 2026 serta merancang tata kelola yang akuntabel. Langkah ini menjadi motor penggerak utama demi menciptakan kepastian hukum yang mutlak bagi para pelaku pasar .

Baca Juga
Viral Dua Bocah Kakak Beradik di Dairi Sumut Dianiaya sang Bibi, Sempat Larang Polisi saat akan Dibawa ke Rumah Sakit

Viral Dua Bocah Kakak Beradik di Dairi Sumut Dianiaya sang Bibi, Sempat Larang Polisi saat akan Dibawa ke Rumah Sakit

Nasional

Kementerian Investasi / BKPM sebagai Akselerator Modal. Bergerak di sektor penanaman modal, Kementerian Investasi dan BKPM bertindak sebagai jembatan yang menyinkronkan berbagai insentif fiskal maupun non-fiskal PFII dengan peta jalan investasi nasional .

Perbankan Domestik (Himbara & BPD) sebagai Penyambung Nadi Daerah. Bank Himbara dan Bank Pembangunan Daerah hadir sebagai penyedia infrastruktur finansial lokal yang andal melalui skema pembiayaan bersama (joint financing) .

Harmonisasi Insentif Fiskal demi PSN dan Hilirisasi

Baca Juga
Kontrak Ada, Realisasi Mana? SMSI Desak Audit Transparan Kerja Sama Publikasi Pemberitaan DPRD - Pemda Pati

Kontrak Ada, Realisasi Mana? SMSI Desak Audit Transparan Kerja Sama Publikasi Pemberitaan DPRD - Pemda Pati

Nasional

Salah satu topik paling hangat dalam FGD Seri 1 adalah integrasi insentif fiskal dan non-fiskal yang ditawarkan PFII ke dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) serta agenda hilirisasi industri . Melalui integrasi ini, proyek-proyek infrastruktur skala besar tidak lagi hanya bergantung pada APBN atau pinjaman konvensional, melainkan dapat mengakses likuiditas global yang masuk melalui pintu kawasan finansial khusus tersebut .

Agus menegaskan bahwa lahirnya undang-undang baru ini harus segera diikuti oleh ketegasan regulasi di tingkat teknis agar tidak kehilangan momentum emas di pasar global . "Lahirnya PFII ini bukan sekadar mengikuti tren global, melainkan kebutuhan mendesak untuk memperdalam pasar keuangan domestik kita. Kita berharap DPR berkomitmen mengawal agar regulasi turunan ini bisa rampung tepat waktu demi memberikan pesan kuat kepada dunia: Indonesia siap menjadi hub finansial yang aman, transparan, dan kompetitif," ujarnya .

Target Investasi dan Peran Perbankan Daerah

SMSI juga merencanakan Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Perkasa Roeslani, menjadi pembicara untuk membahas PFII sebagai katalis besar yang akan melipatgandakan realisasi investasi nasional . Target investasi nasional tahun 2026 berada di angka Rp2.041,3 triliun .

Agus menjelaskan bahwa pola kolaborasi ke depan akan dimaksimalkan dengan melibatkan ekosistem perbankan domestik secara aktif. Bank Himbara dan BPD diharapkan mampu menjadi mitra strategis bagi investor asing dalam melakukan joint ventures serta memfasilitasi kebutuhan modal kerja di dalam negeri . Momentum ini sangat krusial untuk memastikan kesiapan seluruh instrumen negara, termasuk bank-bank Himbara dan BPD sebagai jangkar mitra lokal di daerah, bisa berperan aktif dalam mengoptimalisasikan keberadaan PFII bagi kegiatan pembiayaan kepada para pengusaha yang dapat menyerap tenaga kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi bangsa .

Stef

Aktifkan Notifikasi

Dapatkan update berita terbaru langsung di browser Anda.