Langsung ke konten
``html ```
``html ```
Nasional

Kronologi Kecelakaan Horor Truk vs Pemotor di Simpang Unisma Bekasi: 1 Korban Tewas, 5 Luka-luka

Redaksi Jentera 3 menit baca 82 views
Kronologi Kecelakaan Horor Truk vs Pemotor di Simpang Unisma Bekasi: 1 Korban Tewas, 5 Luka-luka
BEKASI, Jenterarakyat.com - Sebagian publik di media sosial, tengah ramai menyoroti insiden kecelakaan maut yang melibatkan truk wing box di kawasan Simpang Unisma, Jalan Cut Mutia, Bekasi Timur, pada Senin, 29 Juni 2026. Dalam unggahan Instagram @i...

BEKASI, Jenterarakyat.com - Sebagian publik di media sosial, tengah ramai menyoroti insiden kecelakaan maut yang melibatkan truk wing box di kawasan Simpang Unisma, Jalan Cut Mutia, Bekasi Timur, pada Senin, 29 Juni 2026.

Dalam unggahan Instagram @infobekasi, pada hari yang sama, dikabarkan kejadian memilukan itu terjadi sekitar pukul 08.30 WIB.

"Truk diduga alami rem blong, tabrak belasan motor di Simpang Unisma, Bekasi Timur," tulis postingan tersebut.

Baca Juga
Rektor Ditangkap KPK, Bagaimana Nasib Mahasiswa Unsoed yang Masuk Lewat Jalur Mandiri Bermasalah?

Rektor Ditangkap KPK, Bagaimana Nasib Mahasiswa Unsoed yang Masuk Lewat Jalur Mandiri Bermasalah?

Nasional

Hal yang menuai sorotan, yakni adanya dugaan truk alami rem blong dan menghantam sejumlah pemotor di depannya.

Nahas, para korban bergelimpangan di jalan raya dan situasi di lokasi tampak kacau dengan puing-puing kendaraan yang hancur akibat benturan.

Rekaman yang beredar, menunjukkan adanya jeritan histeris seorang wanita meminta pertolongan terdengar di lokasi.

Baca Juga
Lahan Kering dan Bergambut, Petugas Masih Berjibaku Padamkan Api di Taman Nasional Way Kambas

Lahan Kering dan Bergambut, Petugas Masih Berjibaku Padamkan Api di Taman Nasional Way Kambas

Nasional

Lantas, bagaimana kronologi kecelakaan horor di kawasan Simpang Unisma, Bekasi Timur itu? Berikut ulasannya.

Saksi: Tabrak Motor saat Lampu Merah

Dalam postingan yang sama, saksi mata, Bayu Sukma Nugraha (24) mengungkapkan, mulanya truk melaju dari arah Jakarta menuju Terminal Bekasi dengan kecepatan tinggi saat lampu lalu lintas masih menyala merah.

Baca Juga
Viral Dua Bocah Kakak Beradik di Dairi Sumut Dianiaya sang Bibi, Sempat Larang Polisi saat akan Dibawa ke Rumah Sakit

Viral Dua Bocah Kakak Beradik di Dairi Sumut Dianiaya sang Bibi, Sempat Larang Polisi saat akan Dibawa ke Rumah Sakit

Nasional

"Kelihatan dari jauh kecepatannya tinggi. Lampu merah juga masih merah, belum waktunya jalan," ungkap Bayu. 

"Langsung nabrak motor-motor yang lagi berhenti saat lampu merah," sambung.

Tak hanya itu, Bayu menyoroti benturan juga mengenai kendaraan dari arah Tol Timur menuju SMPN 2 Kota Bekasi yang sedang melintas di persimpangan.

Belasan Motor Bergelimpangan

Bayu menyebut, sedikitnya 6 sepeda motor dari satu arah terdampak, sementara dari arah lainnya diperkirakan 8 motor ikut terlibat.

"Kalau ditotal mungkin belasan motor yang kena," ujar Bayu.

Saksi kecelakaan tersebut menuturkan, 1 orang pengemudi ojek online dilaporkan meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut. 

"Yang saya tahu 1 orang meninggal, (pemotor)," jelasnya.

Menurut Bayu, beberapa sepeda motor beserta korban sempat terseret truk sebelum kendaraan itu akhirnya berhenti di bahu jalan yang tak jauh dari lokasi tabrakan. 

Atas insiden ini, pihak kepolisian telah mengevakuasi sejumlah korban, di antaranya terdapat pengemudi dan penumpang ojek yang tergeletak.

Polisi: 1 Korban Tewas, 5 Luka-luka

Secara terpisah, Kasat Lantas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Gefri Agitia membenarkan adanya kejadian tersebut.

Gefri menyebut data sementara, terdapat 1 korban tewas dan 5 orang lainnya yang mengalami luka-luka.

"Info awal sementara ada 1 korban meninggal dunia dan 5 lainnya luka," kata Gefri dalam keterangannya, pada Senin, 29 Juni 2026.

Gefri menuturkan, kecelakaan yang melibatkan truk wing box ini bermula dengan adanya dugaan rem blong.

"Ini sedang kami kumpul informasi terkait laka (kecelakaan) ini dari petugas di lapangan, jadi saya mohon waktu," jelas Gefri. 

"Dugaan sementara terkait kendaraannya tidak siap beroperasi (rem blong) mohon waktu ya kami sedang mengumpulkan saksi-saksi dan CCTV," tambahnya.

 

( stef )

Aktifkan Notifikasi

Dapatkan update berita terbaru langsung di browser Anda.