Langsung ke konten
``html ```
``html ```
Nasional

Kronologi Video Viral Kontingen Pesparawi asal Kepri Bernyanyi di Bandara Soetta: Diduga Kelalaian Travel Belum Bayar Tiket

Redaksi Jentera 3 menit baca 79 views
Kronologi Video Viral Kontingen Pesparawi asal Kepri Bernyanyi di Bandara Soetta: Diduga Kelalaian Travel Belum Bayar Tiket
Tangerang, Jenterarakyat.com - Video kontingen Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) asal Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) yang bernyanyi di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, sedang viral di media sosial. Diketahui sebanyak 27 perempuan yang sehar...

Tangerang, Jenterarakyat.com - Video kontingen Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) asal Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) yang bernyanyi di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, sedang viral di media sosial.

Diketahui sebanyak 27 perempuan yang seharusnya mengikuti kompetisi Pesparawi nasional itu gagal terbang ke Manokwari, Papua Barat karena tiket yang masih dalam status booking atau belum dibayar.

Dalam video yang beredar, para anggota paduan suara asal Kepri tersebut mengenakan seragam berwarna merah dengan sentuhan warna emas, bernyanyi bersama.

Baca Juga
Maulid Nabi Kalanganyar Hadirkan Habib Hadi Assegaf

Maulid Nabi Kalanganyar Hadirkan Habib Hadi Assegaf

Nasional

Kronologi Gagal Terbang karena Kelalaian Pemesanan Tiket

Terungkap bahwa momen kontingen Paduan Suara Wanita (PSW) Kepri bernyanyi di Bandara Soekarno-Hatta terjadi pada 26 Juni 2026.

Sebelumnya, pada 20 Juni 2026 sudah muncul informasi bahwa tiket yang dipesan oleh LPPD Kepri mengalami masalah yang dikhawatirkan akan gagal berangkat.

Baca Juga
Rektor Ditangkap KPK, Bagaimana Nasib Mahasiswa Unsoed yang Masuk Lewat Jalur Mandiri Bermasalah?

Rektor Ditangkap KPK, Bagaimana Nasib Mahasiswa Unsoed yang Masuk Lewat Jalur Mandiri Bermasalah?

Nasional

Namun, tanpa ada pemberitahuan pembatalan, keberangkatan menuju Jakarta tetap berjalan pada 25 Juni 2026 dengan penanggung jawab adalah travel yang dipesan melalui Vivi dan Hendra.

“Kami berusaha untuk tetap mengusahakan berangkat, meminta panitia LPPD Provinsi Kepri memberangkatkan kami karena ini bukan kesalahan kami, tapu panitia yang tidak mengecek tiket,” tulis dalam keterangan unggahan akun Instagram @chorister.id, dikutip pada Senin, 29 Juni 2026.

Pada 24 Juni 2026 sebagai waktu keberangkatan ke Jakarta, tiket tidak terdeteksi dan mengambil penerbangan baru untuk keesokan harinya, 25 Juni 2026.

Baca Juga
Lahan Kering dan Bergambut, Petugas Masih Berjibaku Padamkan Api di Taman Nasional Way Kambas

Lahan Kering dan Bergambut, Petugas Masih Berjibaku Padamkan Api di Taman Nasional Way Kambas

Nasional

Terbang ke Jakarta Tanpa Kepastian ke Manokwari

Selanjutnya, pihak travel menjanjikan penerbangan ke Jakarta pada tanggal 25 Juni 2026.

“Namun, tiket kami dari Jakarta ke Manokwari belum ada kepastian,” lanjutnya.

Tiket yang baru tersebut membuat anggota kontingen berangkat dalam waktu yang berbeda, yakni pukul 16.30 WIB dan 19.00 WIB.

“Dengan tiket tersebut, kami berangkat dengan keyakinan pasti sampai ke Manokwari,” sambungnya.

Perubahan Informasi Penerbangan yang Berulang

Beberapa kali terjadi perubahan informasi mengenai penerbangan, baik maskapai dan gate.

Saat dilakukan pengecekan, terungkap bahwa pihak travel belum melakukan pembayaran untuk tiket menuju Manokwari.

“Maskapai meminta kode booking, setelah kami beri yang dari pihak travel, ternyata kode booking tersebut belum ter-payment. Di situ waktu terakhir kami yang tidak mungkin lagi kami bisa berangkat,” jelasnya lagi.

“Akhirnya, kami mendesak pertanggungjawaban pihak travel, namun pihak travel tidak mampu memberikan tiket tersebut,” tegasnya.

Terlihat akun Instagram @rutcahyana 04 mengungkapkan bahwa mereka diarahkan ke beberapa maskapai oleh pihak travel.

“Setibanya kami di Jakarta, kami diarahkan ke maskapai Lion, beberapa jam kemudian diarahkan ke Batik Air. Tidak lama, kami diarahkan lagi ke Garuda. Seperti bola lempar sana-sini,” tukasnya.

Ironisnya, keberangkatan kontingen ini ke Manokwari untuk kompetisi nasional tersebut secara resmi dilepas oleh Wakil Gubernur Kepulauan Riau Nyanyang Haris Pratamura pada 16 Juni 2026 lalu.

( Stef )

Aktifkan Notifikasi

Dapatkan update berita terbaru langsung di browser Anda.