Langsung ke konten
``html ```
``html ```
Nasional

Polisi Amankan Saldy dan Robi, Empat Nama Lain Masuk DPO, Kompolnas Temukan Bukti Kekerasan Sebelum Jasad Dibuang ke Sungai

Redaksi Jentera 2 menit baca 67 views
Polisi Amankan Saldy dan Robi, Empat Nama Lain Masuk DPO, Kompolnas Temukan Bukti Kekerasan Sebelum Jasad Dibuang ke Sungai
KATINGAN,  Jenterarakyat.com – Tragedi yang merenggut nyawa tiga anggota kepolisian saat operasi pemberantasan narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, memasuki babak baru. Aparat...

KATINGANJenterarakyat.com – Tragedi yang merenggut nyawa tiga anggota kepolisian saat operasi pemberantasan narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, memasuki babak baru. Aparat gabungan bergerak cepat memburu para terduga pelaku, sementara Kompolnas mengungkap fakta mengejutkan bahwa para korban dibunuh sebelum dibuang ke sungai .

Dalam operasi lanjutan, petugas mengamankan seorang pria bernama Saldy alias Ateng di kawasan Desa Tumbang Pariyei, Kecamatan Katingan Tengah, pada Jumat (3/7/2026). Penangkapan berlangsung di area lanting penambangan emas di Sungai Katingan dengan pengawalan ketat personel bersenjata. Rekaman video yang beredar memperlihatkan Saldy dibawa menuju daratan dalam kondisi tangan diborgol .

Tak lama berselang, aparat kembali menangkap seorang pria bernama Isnan Melani Pebriansyah alias Robi pada Sabtu (4/7/2026) sekitar pukul 13.00 WIB di sebuah rumah kayu di Desa Tumbang Kalemei. Robi diduga memiliki keterkaitan dengan peristiwa penyerangan yang terjadi saat operasi berlangsung .

Baca Juga
Maulid Nabi Kalanganyar Hadirkan Habib Hadi Assegaf

Maulid Nabi Kalanganyar Hadirkan Habib Hadi Assegaf

Nasional

Kapolres Katingan AKBP Dodik Hartono menyatakan bahwa dua anggota polisi yang gugur telah dimakamkan secara kedinasan, sementara proses penanganan tindak pidana masih terus berjalan .

Kompolnas Ungkap Fakta Baru

Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) turun langsung ke lokasi dan menemukan fakta mengejutkan. Komisioner Kompolnas Supardi Hamid menyampaikan bahwa dari tiga tempat kejadian perkara yang didatangi, ditemukan ceceran darah yang berakhir di sungai .

Baca Juga
Rektor Ditangkap KPK, Bagaimana Nasib Mahasiswa Unsoed yang Masuk Lewat Jalur Mandiri Bermasalah?

Rektor Ditangkap KPK, Bagaimana Nasib Mahasiswa Unsoed yang Masuk Lewat Jalur Mandiri Bermasalah?

Nasional

"Ada satu fakta yang menarik bahwa tesis para korban melarikan diri ke sungai dan kemudian mati tenggelam adalah tidak terbukti, justru terbantahkan dari fakta di sini. Dimana kami menemukan ceceran darah yang kemudian ceceran darah itu kemudian berakhir di sungai. Ini menunjukkan bahwa para korban dihabisi, dibunuh, sebelum mereka dibuang ke sungai," kata Supardi .

Komisioner Kompolnas Choirul Anam menambahkan bahwa perbuatan para pelaku masuk dalam kategori intentionally killing. Bandar dan jaringan pengedar narkoba dengan sangat keji menghabisi nyawa petugas kepolisian, kemudian membuang jasad mereka ke sungai .

Ketiga korban terdiri dari Ipda (Anumerta) Sumaryanto, Aiptu (Anumerta) Yudhie Perdana Putra, dan Briptu (Anumerta) Nopandri Ramadhana . Hingga kini, penyidik masih mendalami dugaan keterlibatan serta peran masing-masing orang yang telah diamankan .

Baca Juga
Lahan Kering dan Bergambut, Petugas Masih Berjibaku Padamkan Api di Taman Nasional Way Kambas

Lahan Kering dan Bergambut, Petugas Masih Berjibaku Padamkan Api di Taman Nasional Way Kambas

Nasional

( Stef )

Aktifkan Notifikasi

Dapatkan update berita terbaru langsung di browser Anda.