Langsung ke konten
``html ```
``html ```
Nasional

Rawat Persatuan dan Kesatuan Bangsa, Jaga Stabilitas Negara Tanpa Provokasi

Redaksi Jentera 2 menit baca 40 views
Rawat Persatuan dan Kesatuan Bangsa, Jaga Stabilitas Negara Tanpa Provokasi
Jakarta, 22 Agustus 2026, Jenterarakyat.com  — Gerakan Pemuda Peduli Masyarakat Indonesia (GPPMI) DKI Jakarta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga persatuan dan kesatuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Di...

Jakarta, 22 Agustus 2026, Jenterarakyat.com  — Gerakan Pemuda Peduli Masyarakat Indonesia (GPPMI) DKI Jakarta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga persatuan dan kesatuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Di tengah dinamika sosial dan berbagai perbedaan pandangan yang berkembang di masyarakat, seluruh pihak diharapkan dapat mengedepankan sikap dewasa, saling menghormati, serta menjaga suasana tetap aman, damai, dan kondusif.

Koordinator Daerah DKI Jakarta GPPMI, Anggiat Andreas Purwanto, menegaskan bahwa perbedaan pendapat merupakan bagian dari kehidupan demokrasi. Namun, perbedaan tersebut tidak boleh menjadi alasan untuk saling memecah belah, menyebarkan kebencian, ataupun melakukan tindakan yang dapat mengganggu ketertiban masyarakat.

Baca Juga
Maulid Nabi Kalanganyar Hadirkan Habib Hadi Assegaf

Maulid Nabi Kalanganyar Hadirkan Habib Hadi Assegaf

Nasional

«“Persatuan dan kesatuan adalah kekuatan utama bangsa Indonesia. Kita boleh berbeda pilihan, berbeda pendapat, dan berbeda pandangan, tetapi jangan sampai perbedaan tersebut dimanfaatkan untuk memprovokasi masyarakat dan memecah persaudaraan,” ujar Anggiat Andreas Purwanto.»

GPPMI DKI Jakarta mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi, provokasi, hoaks, maupun narasi yang sengaja dibangun untuk menciptakan keresahan dan konflik di tengah masyarakat.

Kritik dan aspirasi masyarakat tetap memiliki tempat dalam negara demokrasi. Namun, penyampaian kritik harus dilakukan secara santun, konstruktif, bertanggung jawab, dan sesuai dengan ketentuan hukum, tanpa mengarah pada kekerasan maupun tindakan yang merugikan masyarakat luas.

Baca Juga
Rektor Ditangkap KPK, Bagaimana Nasib Mahasiswa Unsoed yang Masuk Lewat Jalur Mandiri Bermasalah?

Rektor Ditangkap KPK, Bagaimana Nasib Mahasiswa Unsoed yang Masuk Lewat Jalur Mandiri Bermasalah?

Nasional

GPPMI DKI Jakarta menyerukan:

1. Menjaga persatuan dan kesatuan serta memperkuat semangat Bhinneka Tunggal Ika.

2. Menolak segala bentuk provokasi yang dapat memecah belah masyarakat.

Baca Juga
Lahan Kering dan Bergambut, Petugas Masih Berjibaku Padamkan Api di Taman Nasional Way Kambas

Lahan Kering dan Bergambut, Petugas Masih Berjibaku Padamkan Api di Taman Nasional Way Kambas

Nasional

3. Tidak menyebarkan berita bohong, fitnah, ujaran kebencian, maupun informasi yang belum terverifikasi.

4. Mengedepankan dialog dan musyawarah dalam menyelesaikan perbedaan.

5. Menyampaikan kritik dan aspirasi secara damai, tertib, dan bertanggung jawab.

6. Mengajak generasi muda menjadi pelopor persatuan dan perdamaian.

7. Bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan stabilitas sosial demi kepentingan masyarakat dan bangsa.

“Jangan beri ruang bagi pihak mana pun yang ingin memanfaatkan perbedaan untuk memecah persatuan. Mari kita jaga Indonesia dengan sikap tenang, kritis, dan bertanggung jawab. Persatuan bukan berarti harus selalu sepakat, tetapi bagaimana kita tetap menghormati satu sama lain meskipun memiliki perbedaan,” tegas Anggiat.

GPPMI DKI Jakarta berkomitmen untuk terus mendorong gerakan kepemudaan yang mengedepankan persatuan, kepedulian sosial, dialog, dan penyampaian aspirasi secara damai demi terciptanya kehidupan masyarakat yang aman, adil, dan kondusif.

ANGGIAT ANDREAS PURWANTO

Koordinator Daerah DKI Jakarta

Gerakan Pemuda Peduli Masyarakat Indonesia (GPPMI)

“Berbeda Bukan Berarti Terpecah. Bersatu untuk Indonesia yang Aman, Damai, dan Bermartabat.”

( Js / Hr )

Aktifkan Notifikasi

Dapatkan update berita terbaru langsung di browser Anda.