Troy Pantouw: IKN Inklusif dan Terbuka bagi Keberagaman Budaya, Harmoni Sosial Terus Diperkuat
NUSANTARA | Jenterarakyatmcom – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) mendukung penyelenggaraan konser Road to 165 tahun Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) yang digelar di Amphitheater Plaza Seremoni, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN, pa...
NUSANTARA | Jenterarakyatmcom – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) mendukung penyelenggaraan konser Road to 165 tahun Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) yang digelar di Amphitheater Plaza Seremoni, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN, pada Rabu (15/4/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian perayaan nasional yang turut menghadirkan semangat kebersamaan di IKN.
Menjelang senja di Nusantara, lantunan musik dari sejumlah seniman Batak seperti Marsada Band, Osen Hutasoit, Dorman Manik, Rany Simbolon, serta Maria Calista bersama Simbolon Band, menggema dengan latar ikonik Istana Garuda. Ratusan penonton yang terdiri dari ASN, pekerja, dan masyarakat umum tampak antusias menikmati pertunjukan.
Lagu Kebangsaan hingga Lagu Daerah Meriahkan Acara
Beragam lagu dibawakan, mulai dari lagu kebangsaan, lagu daerah Batak, hingga lagu nasional, yang semakin menghidupkan suasana kebersamaan. Kehadiran dan penampilan Ketua Umum Panitia 165 Tahun HKBP, Effendi Simbolon, serta Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, turut menambah semarak acara.
Effendi Simbolon: IKN Maju Pesat, Tata Kota Luar Biasa
Effendi Simbolon mengungkapkan bahwa konser Road to 165 Tahun HKBP di IKN menjadi bagian penting dalam rangkaian perayaan yang menjangkau berbagai daerah di Indonesia, sekaligus menunjukkan perhatian nasional terhadap perkembangan Nusantara.
"Tentu seluruh episentrum perhatian Indonesia ke titik ini. Kami memprogramkan konser di 165 kota, rasanya tidak lengkap kalau tidak ke IKN. IKN maju pesat dari beberapa tahun yang lalu. Terima kasih atas penataan tata kota dan tata ruangnya, luar biasa," ujar Effendi.
Troy Pantouw: IKN Inklusif dan Terbuka bagi Keberagaman Budaya
Juru Bicara Kepala Otorita IKN, Troy Pantouw, menyampaikan bahwa kegiatan ini mencerminkan komitmen IKN sebagai kota yang inklusif dan terbuka bagi keberagaman budaya.
"Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa IKN adalah ruang yang terbuka bagi keberagaman budaya dan komunitas, sekaligus memperkuat harmoni sosial di tengah masyarakat," ujarnya.
Maria Calista Terkesan dengan Keasrian IKN
Salah satu penampil, Maria Calista, mengaku terkesan dengan suasana IKN yang asri dan nyaman.
"Saya senang sekali di IKN. Saya menikmati alamnya, mulai dari jogging dan bersepeda, menikmati udara, pepohonan, hingga suara burung. Di sini kita bisa healing dari keramaian," ungkapnya.
Antusiasme Penonton: Happy Sekali!
Antusiasme juga disampaikan oleh salah satu penonton, Irene, yang mengapresiasi terselenggaranya konser tersebut.
"Happy sekali Otorita IKN sudah menyelenggarakan konser Batak ini, seru sekali," ujarnya.
Komitmen IKN sebagai Ruang Publik yang Hidup dan Inklusif
Melalui kegiatan ini, Otorita IKN terus mendorong terciptanya ruang publik yang hidup, inklusif, dan mempererat kebersamaan lintas budaya sebagai bagian dari pembangunan Nusantara. Konser ini menjadi bukti bahwa IKN tidak hanya dibangun sebagai pusat pemerintahan, tetapi juga sebagai ruang bagi ekspresi budaya dan harmoni sosial.
Ditulis oleh
Redaksi Jentera